Sabtu, 20 Maret 2010

lingkungan

8 ORANG MATI KERACUNAN LIMBAH, TAK TERUNGKAP KASUSNYA ADA APA DENGAN POLSEK RANGSANG
HIMBAUAN
KEPADA YTH
KAPOLRI DI JAKArta
KAPOLDA RIAU DI PEKAN BARU
SEGERA
MENGAMBIL ALIH PERKARA DAN MENINDAK TEGAS

DI MINTA DENGAN SEGERA,BAPAK KAPOLRI DI JAKARTA,BAPAK KAPOLDA RIAU DI PEKAN BARU. UNTUK SEGERA MENDESA TIM PENYIDIK POLSEK RANGSANG KECAMATAN RANGSANG SELAKU PIHAK YANG MENANGANI KASUS TEWASNYA DELAPAN ORANG DI TEMPAT PEMBUANGAN LIMBAH SAGU MILIK AMIR ALIAS AMENG DI HULU SUNGAI BELA DESA SOKOP KECAMATAN RANGSANG YANG TERJADI PADA 20 AGUSTUS 2009 LALU,PASALNYA SAMPAI SAAT INI PROSES HUKUMNYA TIDAK JELAS KELANJUTANYA SEBAB ADA KESAN DI ENDAPKAN

UNTUK ITU KAMI MEWAKILI KELUARGA KORBAN SEBANYAK TIGA ORANG, SERTA ATAS NAMA KETUA LSM SOLIDARITAS INDONESIA BERSATU JAKARTA WILAYAH KERJA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI MEMINTA KEPADA APARAT HUKUM MENUNTASKAN KASUS INI, PASALNYA BUKTI BUKTI PENDUKUNG YANG MEMILIKI KEKUATAN HUKUM, BAIK DARI TIM MEDIS RSUD SELATPANJANG YANG MELAKUKAN VISUM TERHADAP KEDELAPAN KORAN, SERTA DI PERKUAT OLEH HASIL UJI SEMPEL AIR SUNGAI TEMPAT KEDELAPAN KORBAN MENINGGAL, YANG DI LAKUKAN OLEH BLH PEKAN BARU,BLH BENGKALIS DAN PEMKAB MERANTI, MENYIMPULKAN AIR SUNGAI BELA MENGALAMI PENCEMARAN YANG SANGAT PARAH, AKIBAT SUNGAI ITU DI GUNAKAN UNTUK PEMBUANGAN LIMBAH SAGU BAIK PADAT MAUPUN CAIR, DALAM UJI JUGA DI SEBUTKAN ADA DUA JENIS GAS BERACUN JIKA DI HIRUP ORANG PASTI MATI, DI ANTARANYA ADALAH AMONIAK DAN DIOKSIDA YANG SUDAH BERADA DI AMBANG BATAS NORMAL,

DI SAMPING BUKTI KUAT, ATAS PENGAKUAN AMIR ALIAS AMENG PEMILIK KILANG SAGU YANG JUGA SEBAGAI KETUA KOPERASI HARMINIS SELATPANJANG, DI HADAPAN TIM AHLI YANG DI DATANGKAN OLEH PEMKAB KEPULAUAN MERANTI, KETIKA MENGGELAR PERTEMUAN DI LILI HOTEL BEBERAPA WAKTU YANG LALU, AMIR MENGAKUI JIKA IA SUDAH PULUHAN TAHUN ATAU SEKITAR 40 TAHUN MEMBUANG LIMBAH KE HULU SINGAI, NAMUN KENAPA HAL INI DI BIARKAN,

MENURUT JAMAL, JIKA KASUS INI TIDAK SEGERA DI TUNTASKAN PROSES HUKUMNYA, MAKA DI KHAWATIRKAN MASYARAKAT AKAN SEMAKIN TAKUT UNTUK MENDAPATKAN KEADILAN HUKUM MAUPUN PERLINDUNGAN HUKUM DARI POLRI, BUKTIKAN POLRI SUDAH BERUBAH KE ARAH YANG LEBIH BAIK BERSIH, SERTA MEMBERIKAN KEADILAN HULUM DAN PROPESIONAL DALAM MENJALANKAN FUNGSINYA,MANA BUKTINYA, TIDAK PEDULI PEJABAT,APARAT,PENGUSAHA SERTA MASYARAKAT JELATA JIKA SALAH AKAN DI BERI SANGSI HUKUM,MOHON BUKTIKAN DI MANA LETAK KEADILAN HUKUM, KAMI SANGAT YAKIN, DI BAWAH BENDERA MERAH PUTIH YANG MEMBENTANG DAN BERKIBAR DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, MASIH ADA KEADILAH HUKUM,KEADILAN HAK, TAPI KAPAN DI TERAPKAN SECARA MENYELURUH, TANYA SAJA KEPADA HATI KITA MASING MASING DAN RUMPUT-RUMPUT YANG BERGOYANG. WASSALAM..




6 BULAN PENANGANAN TAK ADA KEJELASAN
KASUS TEWASNYA DELAPAN ORANG MENGENDAP DI POLSEK RANGSANG

KECAMATAN RANGSANG. KASUS TEWASNYA DELAPAN WARGA DI HULU SUNGAI BELA TEMPAT PEMBUANGAN LIMBAH PABRIK SAGU MILIK AMIR ALIAS AMENG KETUA KOPERASI HARMONIS SELATPANJANG DI DESA SOKOP KECAMATAN RANGSANG KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PADA 20 AGUSTUS 2009 LALU.SELAMA ENAM BULAN TERAHIR BELUM ADA KEJELASAN,ADA INDIKASI KASUS TERSEBUT MENGENDAP DI APARAT POLSEK RANGSANG.

JAMALUDIN KASINO DARI LSM SOLIDARITAS INDONESIA BERSATU JAKARTA,COORDINATOR WILAYAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI, MENYAYANGKAN SIKAP APARAT PENYIDIK POLSEK RANGSANG YANG TIDAK SERIUS DALAM MENGUNGKAP KASUS TEWASNYA DELAPAN ORANG DI HULU SUNGAI YANG DI PERGUNAKAN UNTUK PEMBUANGAN LIMBAH SAGU.

DI SAYANGKAN, SUDAH ENAM BULAN APARAT PENYIDIK POLSEK RANGSANG MENANGANI KASUS TEWASNYA DELAPAN ORANG ITU,NAMUN PERKEMBANGANYA SEMAKIN TIDAK JELAS, KALAU MEMANG PENYIDIK POLSEK RANSANG TIDAK MAMPUN ATAU TIDAK MEMILIKI KEBERANIAN MENGUNGKAP SESUAI HUKUM KASUS ITU,SEHARUSNYA MEREKAS PROPESIONAL DAN MENGAKUI KELEMEHANYA DENGAN MELIMPAHKAN KASUS ITU KE JENJANG APARAT YANG LEBIH TINGGI LAGI, SEPERTI MELIMPAHKAN KASUSNYA KE POLRES BENGKALIS, ATAU KE POLDA RUAI.

NAMUN SEJAUH INI PIHAK PENYIDIK POLSEK RANGSANG TERKESAN MAIN DIAM SAJA, JANGANKAN BERKAS PERKARANYA DI LIMPAHKAN KE KEJAKSAAN, PERKEMBANGAN KASUSNYA SAJA TIDAK JELAS, LALU SELAMA ENAM BULAN INI, APA YANG DI LAKUKAN OLEH APARAT PENYIDIK GUNA MNGUNGKAP KASUS ITU HINGGA TUNTAS.

MASALAH INI SOAL HILANGNYA NYAWA DELAPAN NYAWA DENGAN SIA-SIA, NAMUN KAYAKNYA PENYIDIK MALAH SANTAI, INI ADA APA, ATAU PENYIDIK TAKUT MENGUNGKAP YANG SEBENARNYA DI KARENAKAN KASUS ITU ADA KETERKAITAN DENGAN PEJABAT MAUPUN ORANG BERDUIT, YANG MANA ORANG BERDUIT ITU SELAIN SERING DI SEBUT SEBUT KEBAL HUKUM, JUGA SIAP MEMINDAHKAN ANGGOTA.

MENURUT JAMAL, YANG JUGA SEBAGAI WAKIL KETUA IKJR SE KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI,YANG JUGA DI BER MANDAT OLEH TIGA KELUARGA KORBAN, KALAU SAJA APARAT PENYIDIK SERIUS MENGUNGKAP KASUS INI, SESUAI BARANG BUKTI DI LAPANGAN, MAUPUN BARANG BUKTI HASIL VISUM TIM MEDIS RSUD SELATPANJANG, YANG DI PERKUAT OLEH HASIL UJI SEMPEL AIR SUNGAI BELA DI LABORATORIUM PEKAN BARU OLEH BLH PROVINSI RUAI,BLH BENGKALIS YANG DI FASILITASI PEMKAB MERANTI, MENUNJUKAN JIKA KEDELAPAN KORBAN MENINGGAL AKIBAT KERACUNAN DUA JENIS GAS SALAH SATUNYA GAS AMONIAK YANG BERASAL DARI LIMBAH SAGU DI SUNGAI ITU.

SESUAI BUKTI-BUKTI ITU, SAYANGNYA TIM PENYIDIK MALAH MEMBUAT BINGUNG MASYARAKAT, MAUPUN KELUARGA KORBAN YANG MENUNGGU KEJELASAN HUKUM, DI MANA PIHAK PENYIDIK AKAN MELAKUKAN UJI SEMPEL ULANG DAN MENDATANGKAN TIM FORENSIK DARI POLDA RIAU YANG PELAKSANAANYA SAMPAI SAAT INI BELUM ADA KEPASTIAN.HAL INILAH YANG SANGAT KAMI SAYANGKAN.

UNTUK ITU, KAMI ATAS NAMA LSM SOLIDARITAS INDONESIA BERSATU WILAYAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI, MAUPUN MEWAKILI TIGA ORANG KELUARGA YANG MENJADI KORBAN DI HULU SUNGAI BELA DESA SOKOP, MENGHIMBAU KEPADA KAPOLRI,KAPOLDA RUAU, KAPOLRES AGAR MENINDAK BAWAHANYA YANG TIDAK MENJALANKAN FUNGSINYA DENGAN BAIK SESYAI AMANAH PRESIDEN MENGHADAPI MASSA 100 HARI KERJA YANG MEMINTA APARAT HUKUM KHUSUSNYA KEPOLISIAN DARI TINGKAT BAWAH HINGGA ATAS, AGAR MENJALANKAN FUNGSINYA DENGAN PROPESIONAL, TERUTAMA HARUS MEMBERIKAN RASA KEADILAN HUKUM DI MATA MASYARAKAT, SERTA TIDAK PANDANG BULU DALAM MENEGAKAN ATURAN HUKUM.

DI SAMPING ITU, YANG PERLU DI GARIS BAWAHI, DI KARENAKAN TIDAK ADANYA KEJELASAN HUKUM DALAM PERKARA INI, DI HARAPKAN KEPADA KAPOLDA RIAU, TIM MABES POLRI SEGERA MENGAMBIL ALIH PERKARA INI DAN MENUNTASKAN PERKARANYA, SEHINGGA ANGGAPAN MIRING YANG SELAMA INI DI TUJUKAN OLEH SEBAGIAN KOMPONEN MASYARAKAT KEPADA POLSEK RANGSANG YANG DI CURIGAI TIDAK BERANI MENGUNGKAP KASUS TERSEBUT DI KARENAKAN KASUS ITU ADA KAITANYA DENGAN ORANG BERDUIT, UNTUK MENEPIS ANGGAPAN ITU AGAR DI TUNTASKAN KASUSNYA HINGGA KE AKAR-AKARNYA.

DI SAMPING ITU, DENGAN DI UNGKAPKANYA KASUS TERSEBUT,AGAR MENJADI CAMBUK BAGI APARATUR PEMERINTAH DAN APARAT AGAR BEKERJA SESUAI ATURAN YANG BERLAKU, SEHINGGA MEREKA BEKERJA DAPAT DI PERTANGGUNG JAWABKAN, JADI UNTUK APA ADA PEJABAT MAUPUN ADA APARAT, NAMUN PELANGGARAN SEBESAR ITU TETAP SAJA TERJADI DAN MALAH DI BIARKAN, SEHINGGA WAJAR SAJA JIKA KITA MENYANGSIKAN KEADILAN HUKUM AKAN MEREKA TERAPKAN.

AKP NASRIL KAPOLSEK RANGSANG KETIKA DI KOMFIRMASI PERKEMBANGAN KASUS TEWASNYA DELAPAN ORANG ITU, PIHAKNYA MENGATAKAN KASUSNYA MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, DAN MASIH MENUNGGU TIM FORENSIK DARI POLDA RIAU, MAUPUN TIM BLH PEKAN BARU, YANG KATANYA MAUPUN TURUN NAMUN TIDAK TURUN TURUN KELAPANGAN.






-SELAIN DI PEKAN BARU DAN JAKARTA

MINGGU INI.GROUP PENYANYI SONATHA TRIO LAUNCHING 10 LAGU PERDANA DI SELATPANJANG.

SELATPANJANG.Tiga penyanyi asal selatpanjang yang menamai dirinya Group Penyanyi Sonatha Trio Yang balum lama ini telah menyelesaikan rekaman 10 lagu pedana mereka di rumah produksi di Jakarta, Jika tidak ada kendala dalam minggu ini. Mereka akan melakukan launching di kota selatpanjang,Pekan baru dan berikutnya di Jakarta.

Menurut Sofar tambunan yang akrap di sapa tulang warga borot kelurahan selatpanjang kota kecamatan tebing tinggi kabupaten kepulauan meranti satu di antara tiga penyanyi group penyanyi Sonatha Trio kepada wartawan ini di kediamanya mengatakan,”Sesuiai informasi yang kami peroleh dari rumah produksi sitor siringo-ringo di Jakarta, Seluruh tahapan rekaman yang kita lakukan telah selesai 100 persen.Jadi mereka tinggal menunggu kapan kita bertiga siap mengedarkan hasil rekaman itu yang nantinya berbentuk kaset CD berisikan 10 lagu.

Menurut Tambunan,Sonatha Trio sendiri baru di bentuk sekitar empat atau lima bulan yang lalu di selatpanjang, “Group penyanyi ini baru empat atau lima bulan yang lalu kita bentuk, di mana anggotanya selain saya ada dua orang lagi yaitu Olo Sialogan, Dan Anderas Pakpahan, Sementara kalau lagu lagu dalam rekaman kaset sendiri sebenarnya telah kita ciptakan sejak dua tahun terahir.

Tambah Tulang, yang usianya sudah menginjak kepala empat itu pihaknya mengaku tidak sengaja jika keinginanyanya untuk menciptakan lagu dalam kepingan kaset itu dapat terwujud,”Sebenarnya saya tidak percaya jika hal ini terlaksana,Namun berkat kerja keras kita mencari bapak angkat atau rumah produksi agar bersedia memproduksi lagu-lagu kami ternyata di sambut baik oleh rumah produksi Sitor Siringo-Ringo yang beralamat di jakarat itu.

Selanjutnya, Hanya beberapa minggu kemudian,Kami bersama rumah produksi sitor siringo-ringgi terus melakukan koordinasi terkait persiapan pelaksanaan rekaman,Untuk pengambilan video clip itu sendiri hanya memakan waktu satu minggi yang pengambilan gambarnya di lakukan di halaman rumah sakit umum daerah selatpanjang maupun di jembatan panglima perumbi desa insit kecamatan tebing tinggi barat.

Untuk jemis musik dan lagu, Sejauh ini kami mengambil jenis musik pop kolaborasi musik daerah Sumatra utara seperti layaknya lagu lagu khas batak yang alunanya sudah sering kita dengan di mana mana,dari sepuluh lagu yang kami persembahkan berbentuk rekaman kaset itu,Tiga lagu di antaranya kita jadikan lagu andalan dan akan menghiasi sampul kaser sebagai Caver, seperti halnya dudul lagi jumpa di selatpanjang,Jembatan laighton,dan Boru silaban.

Mengenai tempat launching kenapa di selatpanjang, Tambunan mengatakan ingin memberikan sumbah sih kepada daerah ini di mata masyarakat daerah lain, selain itu ia berharap agar putra daerah meranti ini termotifasi untuk menekuni dunia musik, sebab untuk menjadi penyanyi bukan harus orang ibu kota, Namun siapa pun memiliki kesempatan untuk menjadi penyanyi, yang penting kemauan kita, untuk launcing perdana ini nantinya tidak di pasarkan secara umum di semua toko kaset, Namun ada tempat tempat tertentu yang di tunjuk menjual, hal ini di lakukan untuk menghindarkan terjadinya pembajakan.




Sambut Perayaan Imlek
Sudah Tradisi PLN Selatpanjang Suka Suka Matikan Listrik
SELATPANJANG.Meskipun sudah 30 tahun lamanya, Perusahaan listrik Negara ranting selatpanjang beroperasi di tengah tengah masyarakat selatpanjang dan sekitarnya, Namun buruknya pelayanan penerangan listrik masih menjadi permasalahan utama yang di hadapai oleh masyarakat(konsumen).Dari pemadaman bergilir,hingga pemadaman mendadak masih saja terus terjadi, Dan kayaknya sudah menjadi tradisi, Setiap masyarakat tionghoa selatpanjang akan merayakan hari raya imlek, Maka listrik pun sering mengalami pemadaman di luar jadwal(mendadak).
“Bagai mana daerah ini akan berkembang dan masyarakatnya maju, Jika saja daerah ini masih di dera oleh masalah yang di sebabkan oleh carut marutnya system pelayanan yang di berikan oleh PLN, parahnya meskipun sudah 30 tahun lamanya, perusahaan semi pemerintah,yang bertanggung jawab atas ketersediaan listrik yang di pergunakan untuk menunjang peningkatan pendapatan daerah itu, Ternyata belum menunjukan kinerjanya dengan baik, Pasalnya selama itu pula, PLN ranting selatpanjang tidak mampu memberikan kebutuhan daya listrik kepada masyarakat, sehingga dengan berbagai keterbatasan yang di miliki oleh PLN, Selalu di jadikan tameng oleh PLN untuk menepis tudingan dari masyarakat, terkait kinerjanya yang di anggap tidak becus dan kurang propesional itu, Kata Lam Hie atau yang biasa di sapa hendrik salah seorang mahasiswa pasca sarjana di salah satu perguruan ternama di negeri singa itu ketika balik kampong ke kota selatpanjang yang merupakan kampong kelahiranya itu.
Sebut Hendrik, yang mengaku sudah satu minggu di kota selatpanjang itu, Buruknya pelayanan listrik di selatpanjang, sangat terasa sekali ketika masyarakat tionghoa selatpanjang akan menyambut perayaan tahun baru imlek,Di mana PLN selain melakukan pemadanan secara bergilir yang selama ini mereka terapkan, Ahir ahir ini PLN juga menambah keboborkanya dalam menyediakan daya listrik kepada masyarakat, Coba banyangkan memasuki bulan februari atau tepatnya memasuki perayaan tahun baru imlek tahun 2010 ini saja, PLN sedikitnya telah melakukan pemadaman secara mendadak yang sangat tidak wajar dan sudah keterlaluan,

Misalkan saja, Dalam minggu-minggu terahir ini jadwal pemadanan mendadak yang mereka lakukan baik siang maupun tengah malam, jika di hutung hitung mencapai puluhan kali,lebih parah lagi, pemadaman yang mereka lakukan itu hingga berjam-jam lamanya,Dengan terjadinya pemadalan yang tidak beraturan ini, tentu saja akan berdampak banyaknya aktifitas masyarakat tionghoa yang mempersiapkan perayaan imlek menjadi terganggu, belum lagi adanya alat rumah tangga seperti kipas angina, computer, Televisi, yang rusak,
Dengan kondisi listrik seperti ini, Sudah barang tentu, masyarakatlah selaku konsumen yang di rugikan, kalau boleh, PLN jangan hanya pandai menagih rekening pelanggan tepat waktu, namun PLN juga harus mempertimbangkan sejauh mana pelayanan yang mereka berikan, jika kondisi ini terus di biarkan, kami sangat khawatir akan mempengaruhi atau menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat did aerah ini, apalagi kita sudah tidak lagi berada di sebuah kecamatan, Namun kita saat ini berada di ibukota kabupaten kepulauan meranti,. Lalu mana peningkatan kinerja PLN yang seharusnya di tingkatkan kepada masyarakat seiring berubahnya status daerah ini menjadi kabupaten.
Trinurkhalid pimpinan ranting cabang selatpanjang ketika di komfirmasi wartawan ini melalui selulernya, terkait bobroknya kinerja mereka dalam memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat, pihanya mengatakan, Pemadaman listrik mendadak yang ahir ahir ini terjadi, di karenakan adanya kerusakan kabel menuju panel 20 KV, jadi akibat kerusakan itu, mau tidak mau pemadalan harus di berlakukan, kilahnya yang terkesan menutupi kebobrokan kinerjanya selama ini.


SAMBUT PERAYAAN IMLEK
PESTA LAMPION HIASI JALAN PROTOKOLER KOTA SELATPANJANG.
SELATPANJANG.Memasuki minggu terahir,Datangnya tahun baru IMLEK atau hari raya IMLEK yang akan jatuh pada tanggal 14 februari 2010 ini,Suasana penyambutan yang di lakukan oleh seluruh masyarakat Tionghoa selatpanjang beda dengan tahun-tahun sebelumnya,Sebab jika di perhatikan, Perayaan tahun barum imlak kali ini di pastikan lebih meriah dan semarak di bandingkan tahun tahun sebelumnya.
ACUAN DHINATA atau yang biasa di sapa ACUAN, Salah seorang pengurus Yayasan Sosial Ummat Beragama Budha (YSUBB) selatpanjang di dampingi Cuan-An SH.Sekretaris yayasan kepada wartawan ini di ruang kerjanya, pihaknya membenarkan perayaan tahun baru imlek, atau hari raya imlek di kota selatpanjang, jika di perhatikan tahun ini, sangat meriah, atau bisa di katakan perayaan imlek tahun ini lebih semarak dan meriah di bandingkat tahun tahun sebelumnya.
Perubahan yang sangat mencoolok terkait kemeriahaan perayaan tahun baru imlek, bisa kita rasakan dalam seminggu terahir, atau dalam dua minggu menjelang datangnya haru raya imlek, Di mana masyarakat tionghoa terlihat lebih sibuk dalam mempersiapkan penyambutan tahun baru imlek, misalkan saja, ada di antara mereka yang sudah menyelesaikan pembersihan seluruh isi bangunan luar dalam rumah, di samping itu juga ada yang membersihkan lingkungan tempat mereka tinggal, baik membersihkan dindiing luar rumah,halaman, hingga parit di sekeliling rumah mereka,selanjutnya da juga yang mengecat ulang warna dinding rumah,k agar terlihat cerah.
Menurut Acuan, Selain membersihkan tempat tinggal, umumnya warga juga di sibukan oleh pemasangan aksesioris yang berkaitan dengan perayaan imlek, seperti menghiasi rumah mereka dengan lampu lampion, memasang pohon yang di hiasi oleh kota kecil berwarna mereh, atau yang biasa di sebut angpau, serta bermacam aksesioris lainya, yang mereka pasang.
Di damping mempercantik rumah,Jika kita berkeliling kota selatpanjang khususnya pada malam hari, maka kita terasa di luar negeri, tepatnya di Negara cina, maupun Bangkok dan thailan, di mana lampion ukuran kecil hingga besar, terpasang rapi,mengeluarkan sinar mereh di karenakan di lengkapi penerangan lampu neon, sehingga, jalanan protokoler kota selatpanjang dalam dua minggu terahir ini terlihat semarak akibat di pasangi lampu lampion,
Untuk kegiatan penyambutan perayaan imlek sendiri, kemungkinan besar penyambutannya akan di pusatkan di vihara sejaktera sakti atau vihara Hoo Ann Kiong yang berada di jalan ahmad yani kota selatpanjang, mengingat vihara tersebut adalah bihara tertua di kota selatpanjang yang usinya lebih dari seratus tahun, selain itu juga vihara yang belum sampai dua tahun di pugar itu, membawahi belasan vihara lainya yang tersebar di kota selatpanjang dan sekitarnya.
Mengingat kota selatpanjang ini, merupakan kampong halaman nenek moyang kita khususnya masyarakat tionghoa, maka bagi mereka yang ada di luar negeri,maupun luar daerah, akan pulang kampong merayakan hari raya imlek di selatpanjang, bahkan perayaan tahun baru imlek ini nantinya, akan akan menampilkan berbagai tradisi kesenian dan budaya masyarakat tionghoa, di samping melakukan sembahyang kepada Tuhan yang Maha Esa. Dan kami berharap perayaan imlek ini, dapat di wujudkan sebagai agenda wisata tahunan di daerah ini,


-Hadapi Pemilu Kada
Bupati Minta Kades Netral

SELATPANJANG – Semua pihak diharapkan untuk mensukseskan dan menjaga suasana aman dan kondusif pada pelaksanaan Pemilu Kada Kabupaten Kepulauan Meranti juni mendatang, tak terkecuali unsur pemerintah, yakni semua pejabat pegawai negeri, Camat, Lurah dan Kepala Desa, diminta untuk bersikap netral.

Hal itu ditekankan Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi, dalam sambutannya pada acara pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di komplek UPBAP Banglas Selatpanjang, belum lama ini.

Dikatakannya, netralitas aparatur Pemerintah termasuk Kepala Desa harus dijaga, karena hal itu merupakan amanat Undang-undang yang berlaku,“Tugas terakhir saya selaku Pejabat Bupati adalah menyelenggarakan Pemilu Kada. Untuk itu saya berharap kita semua bisa mensukseskan pesta demokrasi itu dengan tetap menjaga suasana aman dan kondusif demi peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga saya tekankan kepada pejabat pegawai negeri, camat, lurah dan kepala desa yang mesti bersifat dan bersikap netral sesuai amanat undang-undang yang berlaku,” pinta Bupati.

Dikatakannya, dirinya tidak menghalangi bawahannya yang ingin ikut meramaikan bursa pencalonan Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilu Kada mendatang. Namun perlu di sadari, bahwa tujuan pencalonan itu hendaknya betul-betul berorientasi bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dimasa akan datang,

“Siapa yang mau maju silahkan saja, tapi perlu disadari bahwa klimaks pencalonan itu hanya dua, yakni bisa menang dan juga bisa kalah. Untuk itu kalau ikut maju mesti siap menang juga siap kalah. Dalam kesempatan ini juga saya imbau, siapa pun yang nanti terpilih harus kita dukung bersama, karena itulah yang terbaik menurut pilihan rakyat,” ujar Bupati.

Ditambahkannya, seluruh aparatur pemerintah diharapkan dapat membantu tugas-tugas penyelenggara Pemilu Kada, seperti halnya tugas PPK dan PPS di tingkat desa, “Penyelangara Pemilu Kada hendaknya dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin, karena yang nantinya akan dikoreksi oleh para calon adalah kelengahan dan kelalaian para penyelenggara Pemilu Kada,” paparnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, agar dapat memastikan diri apakah sudah masuk pada daftar pemilih, dengan cara melapor kepada lurah, kepala desa serta Ketua RW dan RT setempat.
redakai merantihariini di

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar