Kamis, 08 April 2010

compas2

Kompas & Kemudi

Kompas magnet
Azaz : yang sejenis akan tolak menolak, yang berlainan akan tarik menarik yaitu kutub magnit utara dan kutub magnit selatan.
Ketel Kompas, ada dua yaitu : Basah dan Kering
a. Basah berisi larutan alkohol 30% dan air suling 70%.
Kegunaan larutan tersbut adalah untuk peredam goncangan.
Syaratnya adalah bahan bebas dari besi artinya haus aluminium.
Cara memeriksa : dengan cara piringan diayun akan cepat kembali kedudukan semula.
Cara penyimpanan kompas :
a. Dimasukkan ke kotak khusus dan harus diberi bantalan yang lunak.
b. Bebas dari getaran artinya getaran dari mesin kapal.
c. Setiap akan dipakai artinya jika kapal akan berlayar selalu harus dikoreksi atinya SALAH TUNJUK ( ST )

GARIS LAYAR :
1. Letak garis layar harus selalu di depan lingkaran di dalam ketel
2. harus sejajar dengan lunas kapal
3. Baring kedepan salah satu tiang kapal.
4. titik pusat pesawat baring : artinya tempat kedudukan pijera celah lat untuk membaring

Cincin-Lenja :
1. masing-masing piringan duduk pada cincin
2. Agar tetap tertutup pijera celah

Syarat-syara KETEL :
1. Tidak bolh mengandung magnet
2. Tutup kaca harus tetap dalam keadaan datar.
3. Kalau ketel mengayun tidak akan menuyentuh apa-apa.
4. Tuntung semat tetap berdir di tengah-tengah.
5. Garis layar harus tetap pada tempatnya.

Hal-hal yang perlu dipehatikan :
1. Cairan ketel harus dalam keadaan penuh
2. Pengapung harus kedap.
3. Pedoman basah terpasang pada Cincin Lenja.

PEKA :
Jika piringan dikluarkan dari kedudukan maka ia harus cepat kembali.

TENANG :
Jika piringan terganggu oleh pengaruh luar, maka ia tak boleh lekas mengayun.

Contoh :
1. Pengaruh oleh olengan kapal
2. Getaran-getaran kapal waktu mesin kapal mundur
3. Perubahan haluan kapal.

Salah Kolimasi ;
Bila mempunyai sudut penyimpangan Poros jarum-jarum magnetik mawar dengan garis mawar U-S pedoman.

Kesalahan-kesalahan pedoman magnit sebagai berikut :
1.Kesalahan sendiri
Yaitu bila U-S tidak berimpit dengan poros magnit pedoman
2.Kesalahan dari luar
Adanya pengaruh magnitterhadap body kapal/logam yang mempengaruhi magnit.

Cara-cara menguji TENANG :
1. Putar piringan dengan sudut kecil
2. Lepas dan dibaca penunjukkannya
Putar arah berlawanan, lepas terus dibaca = 1-2=1/2 (tenang)

Usaha memperbesar KEPEKAAN :
1. Moment magnet besar
2. Berat piringan KECIL/RINGAN

Untung dan Kerugian pedoman zat cair dan kering
UNTUNGNYA :
1. Karena ada tekanan, getaran bisa diredam sehinggan sangkup ndan semat tidak cepat aus.
2. Bisa dibuat lebih peka dan tenang
3. Apabila ada pengaruh dari luar segera menyimpang dan setelah pengaruh hilang segera kembali kedudukan semula.

RUGINYA :
1. Sering timbul glembung-gelembung udara
2. Pada waktu menimbal pedoman akan sangat sukar

PERHATIAN :
1. Dilarang membawa ketel dengan piringan duduk di atas semat
2. Pada waktu memasang semat baru antara lama dan baru sama tingginya. Sebab sungkup kaca akan ncepat rusak.

PEDOMAN GASING ( GYRO KOMPAS )
Pengertian :
1. Gyros yang artinya berputar
Skopein yang artinya melihat ) melihat bumi berputar. Theory dari seorang sarjanadari French
2. Sebuah benda yang dapat berputar cepat rpm.6000 x. Mengelilingi Poros dan dapat berpyter bebas 3 arah.
3. Syarat Gyroscope :
a. Reseltante semua gaya harus bertumpu pada titik berat gasing
b. Ketiga poros harus berdiri tegak lurus satu sama lainnya.
c. Ketiga poros saling memotong di titik berat gasing.



Type pedoman GASING :
1. Sperry (USA)
2. Brown (Ing)
3. Anschuts (Jer)

Beberapa keuntungan dari Pedoman Gyro :
1. Arah selalu sejati
2. Pembacaan sangat seksama, pembesaran mawar pedman Kemudi teliti = sampai dengan 1 derajat
3. Pemasangan Repeater, Ki/Ka di luar anjungan sehingga cakrawala bebas.
4. Pada waktu kapal oleng, juru mudi melihat perubahan haluan cepat.

Kerugian dengan menggunakan Pedman Gasing :
1. Instalasi sangat lengkap dan sangat mahal.
2. Susunan juga sangat rumit, kalau terjadi perubahan pada generator pembangkit listrik dan terjadi penurunan voltase penunjukan arah pedoman akan kacau sebelum voltase normal
3. Jika terjadi kerusakan di laut sulit untuk diperbaiki sebab tenaga ahlinya ada di darat

PENATAAN KEMUDI
Terdiri atas :
1. Penatan roda kemudi
2. Penerus roda kemudi ke mesin penggerak kemudi
3. Kopling pada penerus gerak
4. Mesin penggerak daun kemudi

PERSYARATAN PADA KAPAL PENUMPANG :
1. Harus bisa cikar 35 Ka/Ki dengan full speed dalam waktu 28 detik. Ki 35 – Ka 30.
2. Kemudi darurat dengan tenaga
3. Jika kapal dengan mesin ganda tidak diwajibkan adanya kemudi darurat.

PERSYARARTAN PADA KAPAL BARANG :
1. Pangsi atau engsel ganda dengan diameter 14 inchi. Kemudi darurat boleh dengan tenaga .
2. Sama dengan no.3 pada kapal penumpang

PENATAAN KEMUDI DAN TENAGA PENGGERAK
1. Tangan
2. Tenaga uap
3. Tenaga listrik
4. Tenaga Listrik hydraulis

DRIFTING :
Perubahan sudut yang terjadi antara garis meridian bumi dengan poros gyroscope dalam arah horizontal yang disebabkan oleh komponen vertical dari perputaran bumi
Kedudukan ujung poros gasing sebuah gyroscope dilihat dari rotasi bumi.


Gyroscope belum bisa dipakai sebagai pedoman karena :
1. Titik berat gasing tidak mungkin diusahakan tepat pada poros
2. Jika gasing tersentuh benda asing maka poros akan menunjuk ke arah lain
3. Poros asing tidak duduk dalam arah U-S tetapi ia akan berputar

KESALAHAN PADA PEDOMAN GYRO :
1. Kesalahan haluan dan kecepatan tergantung pada :
a. Lintang penilik
b. Haluan
c. Kecepatan kapal

2. Kesalahan peredaman
Tergantung pada penilik, nilai tetap untuk semua haluan
3. Kesalahan balistik
Karena perubahan kecepatan yang mendadak.
Cara menghilangkannya sbb :
a. Gyro digantung pada horizontal azis
b. Gyro dibalance setiap semester.

3. Kesalahan ayunan
Tindakan cara pencegahannya :
a. Sensitive element harus balance.
b. Pipa penghubung dari HG dipersempit.
c. Di atas bejana diberi pemberat.
d. Spider digantung dengan silinder minyak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar